Keluarga dengan ABK

Posted under Artikel on : 02/03/2015 09:02:45

Dikaruniai seorang anak dengan kebutuhan-kebutuhan khusus (ABK) bisa menjadi permulaan sebuah “perjalanan” yang membawa kita menemukan karunia-karunia rohani yang luar biasa. Belajar bagaimana membesarkan anak berkebutuhan khusus bukanlah sebuah peristiwa, tetapi sebuah proses.

Pendahuluan
Adakalanya Anda akan merasakan berbagai emosi yang sangat menyakitkan pada saat Anda berjuang untuk memahami kebutuhan khusus anak Anda dan peran Anda sebagai orangtuanya. Meskipun demikian, memiliki seorang anak dengan kebutuhan-kebutuhan unik bisa menjadi awal sebuah “perjalanan” yang menuntun kita menemukan bekat-berkat rohani yang luar biasa. Mendekatlah kepada Bapa di Surga dan ijinkanlah Roh Kudus-Nya menghibur dan menunjukkan apa yang harus Anda lakukan. Percayalah bahwa Allah akan membentukmu menjadi setara dengan tantangan tersebut dan akan memberkati Anda dengan wawasan dan pemahaman dalam membuat keputusan-keputusan yang menyangkut kesejahteraan ananda.
Perhatikan juga:
  • Pertolongan bagi Para Ayah dari Anak-anak Berkebutuhan Khusus
  • Pertolongan bagi Para Ibu dari Anak-anak Berkebutuhan Khusus
  • Membantu Anak-anak Memahami Saudara Mereka yang Berkebutuhan Khusus
  • Pertolongan bagi Kakek-Nenek dari Anak-anak Berkebutuhan Khusus
Carilah Bimbingan dan Bantuan
  • Carilah bimbingan Allah dengan sering mempelajari Alkitab dan berdoa. Allah menyediakan penghiburan dan wawasan mengenai kebutuhan-kebutuhan unik ananda.
  • Pelajarilah sebanyak mungkin tentang kebutuhan khusus yang dihadapi ananda. Para profesional dan sumber-sumber informasi yang handal dapat membantu Anda memahami kebutuhan khusus dan apa yang harus dihadapi oleh ananda. Jangan takut bertanya.
  • Berbicaralah dengan orang tualain yang memiliki pergumulan yang serupa dan yang memegang nilai-nilai yang sama dengan Anda. Tindakan ini akan membantu Anda memahami perasaan Anda sendiri serta akan menyediakan dukungan yang sangat Anda perlukan.
  • Carilah sudut pandang yang kekal. Percayalah bahwa Tuhan mengasihi Anda dan ananda. Dia akan mendengar dan menjawab doamu. Dia akan membentukmu mulai interaksi Anda dengan ananda yang berkebutuhan khusus.
  • Ingatlah bahwa di dunia ini Anda bersiap-siap untuk kekekalan. Kebutuhan khusus ananda adalah hal yang sifatnya sementara/tidak kekal. Rohnya tidak cacat.
  • Belajarlah untuk mengenali Tuhan di dalam kehidupanmu.

Teguhkanlah Keluarga Anda
Beberapa anak berkebutuhan khusus jelas tampil beda. Kalau ananda tidak tampil beda, bisa jadi sulit bagi saudara-saudaranya, kakek-nenek, dan anggota keluarga lainnya untuk memahami ketidakmampuan ananda dan mengetahui bagaimana cara mereka bisa membantunya.
Ingatlah bahwa keluarga besar/sanak-saudara sering mengalami perasaan yang sama dengan Anda, yaitu mereka merasa tidak mengerti/tidak tahu/ketakutan yang Anda rasakan sewaktu Anda pertama kali menerima diagnosanya. Menerima ketidakmampuan ananda mungkin merupakan hal yang sulit bagi beberapa anggota keluarga.
  • Segera sesudah Anda menerima diagnosa ananda, dengan penuh doa jelaskanlah hal ini kepada anak-anak Anda dan anggota keluarga.
  • Bantulah anggota keluarga untuk memahami ketidakmampuan ananda. Jawablah pertanyaan-pertanyaan mereka dengan jujur. Sabarlah satu sama lain sementara anggota kelaurga menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan dan perubahan baru.
  • Mintalah anak-anak, kakek-nenek, dan anggota keluarga lainnya untuk membantu dalam cara khusus; hal ini akan membuat mereka merasa dilibatkan.
  • Jangan membiarkan ketidakmampuan ananda menjadi fokus dari segala kegiatan keluarga. Lakukan hal-hal khusus untuk ananda yang mengalami ketidakmampuan, tetapi lakukan berbagai aktivitas lain yang memenuhi kebutuhan anak anda lainnya. Di mana memungkinkan, lakukan hal-hal yang melibatkan seluruh anggota keluarga.
  • Jaga agar keluarga Anda tetap seimbang; bantulah semua anggota memahami bahwa mereka dikasihi dan semua perlu saling menerima satu sama lain.
  • Teguhkan diri Anda; Anda perlu memiliki waktu untuk rileks dari tuntutan terus-menerus.
  • Perkokoh perkawinan Anda; luangkan waktu bersama pasangan Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai.
  • Berjuanglah untuk menjaga keseimbangan antara mendorong ananda untuk mandiri dan melindungi ananda dari bahaya. Lakukan hal-hal yang menjadi kekuatan ananda dan perlakukan dia senormal mungkin. Berikan kepada ananda setiap kesempatan yang tersedia untuk mengembangkan ketrampilan, talenta dan kemampuan-kemampuannya.

Brent Armistead