Membantu Anak Memahami Saudaranya yang ABK

Posted under Artikel on : 02/03/2015 09:13:56

Anak-anak kadang kekurangan informasi tentang ketidakmampuan yang diderita saudaranya, mungkin karena mereka terlalu muda dan tidak mempunyai pengalaman untuk memahami masalah tersebut. Bisa juga mereka menyimpan rasa takut, menyangka bahwa mereka bisa tertular atau mereka sebagai penyebab. Bisa pulasaudara-saudara sekandung menerima dan menunjukkan kasih sayang.
Semakin dalam anak-anak Anda mempelajari dan memahami saudara mereka yang menyandang kebutuhan khusus, semakin lebih mudah bagi mereka untuk menerima dia.

Reaksi Terhadap Ketidakmampuan
Anak-anak mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang berbeda dari orang dewasa. Ketika ada perasaan negatif, maka mereka bisa berperilaku (dengan cara yang tidak dapat diterima) untuk mendapatkan perhatian, atau bisa juga mereka memilih untuk benar-benar sama-sekali menarik-diri/menyendiri (withdraw).

Membantu Anak-anak Mengelola Respon Mereka
Semakin banyak yang dipelajari dan dipahami anak-anak Anda tentang saudara mereka, semakin mudah untuk menerima dia.
  • Segera setelah Anda memahami diagnosis ananda, jelaskan diagnosa itu kepada anak-anak Anda yang lain. Jaga agar Anda menjelaskannya dengan sederhana dan jawablah pertanyaan mereka dengan jujur??.
  • Jika anak Anda yang berkebutuhan khusus ini mengikuti sebuah program khusus, ajaklah saudara-saudaranya untuk ikut berkunjung/terlibat.
  • Anda mungkin akan menemukan bahwa saudara-saudaranya menyimpan rasa bersalah , marah, malu, jengkel, dan sedih. Berbicaralah dengan mereka, sediakan waktu untuk sering mendengarkan tentang apa yang mereka rasakan. Berikan contoh kepada mereka tentang bagaimana caranya mengekspresikan perasaan.
  • Jika mereka berperilaku dengan cara yang tidak dapat diterima, bicarakanlah hal itu dengan jujur. Yakinkan mereka bahwa Anda sungguh-sungguh mencintai mereka. Tunjukkan pada mereka metode-metode yang dapat diterima untuk mengungkapkan perasaan dan rasa frustrasi mereka.
  • Beri mereka “ruang” untuk menjadi anak-anak. Kadang-kadang Anda tidak akan menyukai perasaan yang mereka ungkapkan. Kadang-kadang Anda juga dapat lupa bahwa banyak anak yang perlu melewati masa-masa penuh perasaan negatif terhadap satu sama lain sebagai bagian dari proses bertumbuh.
  • Cobalah untuk memandang hal-hal dari sudut pandang mereka. Ingat betapa inginnya Anda diterima ketika Anda masih seusia mereka.
  • Ajarkan kepada anak-anak Anda bagaimana menangani situasi yang memalukan.
  • Sadarilah apa yang menjadi kebutuhan semua anak Anda; misalnya—masing-masing anak perlu memiliki waktu sendirian dengan Anda.
  • Bantulah keluarga untuk memandang ananda yang berkebutuhan khusus sebagai anggota keluarga yang sama pentingnya. Saudara mereka ini bukanlah anak yang sama sekali tidak mampu, tetapi anak yang menyandang ketidakmampuan tertentu—yang pertama-tama, dia adalah seorang anak, seorang anak Tuhan.
  • Jika memungkinkan, perkenalkan anak-anak Anda kepada anak-anak lain yang juga memiliki saudara berkebutuhan khusus.


Brent Armistead