Membantu Ibu dari ABK

Posted under Artikel on : 02/03/2015 09:35:05

Seperti banyak orang lainnya, Anda mungkin merasa tidak siap untuk menghadapi tantangan membesarkan anak berkebutuhan khusus. Ingat, hal belajar membesarkan anak berkebutuhan khusus adalah sebuah proses, bukan sebuah peristiwa. Anda memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dan tantangan serta untuk mempelajari cara merawat anak istimewa ini. Tuntutan ini dapat berubah sesuai kebutuhan-kebutuhan ananda yang juga berubah—sama halnya dengan tuntutan perubahan pada semua anak lain yang sedang bertumbuh.
Para ibu sering merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan dan kesuksesan setiap orang dalam keluarga. Sungguh tantangan luar biasa untuk dapat menyeimbangkan kebutuhan satu anak khusus, berbagai kebutuhan anggota keluarga lainnya, dan kesehatan dan kesejahteraan Anda sendiri.
Ingatlah bahwa Tuhan mengasihi Anda dan anak-anak Anda. Dia tidak akan pernah meninggalkan Anda. Dia akan memberikan kekuatan dan bimbingan kepada Anda.
Peristiwa sulit yang menyakitkan dalam kehidupan fana ini bukanlah bukti bahwa Tuhan sedang menghukum atau menolak Anda atau ananda. Bahkan Gusti Yesus pun mengalami kesedihan dan rasa sakit (lihat Kitab Suci Yesaya 53:3). Anda dapat yakin bahwa Allah penuh kasih dan mempedulikan Anda dan ananda.

Saran-saran Lainnya
  • Seringlah meminta nasehat dari suami Anda. Jika Anda orang tua tunggal, carilah dukungan dari anggota-anggota keluarga lainnya.
  • Carilah pengertian dan saran dari profesional yang berkualitas, mengenai ananda.
  • Dalam mengurus ananda, jangan sampai Anda mengisolasi pasangan Anda.
  • Luangkan waktu untuk memulihkan diri Anda, baik secara rohani, fisik, maupun emosional. Merawat anak berkebutuhan khusus bisa sangat melelahkan. Ingatlah bahwa Tuhan tidak mengharuskan Anda untuk berjalan lebih cepat dari kekuatanmu.
  • Terimalah bahwa Anda mungkin tidak dapat memenuhi semua kebutuhan ananda, sendirian. Membesarkan anak dengan kebutuhan khusus membutuhkan usaha tim. Di setiap tahap perkembangannya, ananda akan membutuhkan keterlibatan dan keterampilan banyak orang. Terbukalah terhadap bantuan dan saran dari orang lain yang peduli.
  • Jika Anda memiliki beberapa anak, bantulah anak-anak yang lain memahami apa yang menjadi ketidakmampuan dan kebutuhan ananda. Mereka akan bergumul dengan berbagai perasaan yang membingungkan. Bantulah mereka agar merasa nyaman mengekspresikan dan memahami perasaan mereka sendiri tentang keluarga dan tentang kebutuhan khusus saudaranya. Sediakan waktu untuk mendengarkan.
  • Dengan penuh doa pertimbangkanlah berbagai cara untuk memperkuat diri sendiri, pernikahan Anda, dan kehidupan rumah tangga Anda.
  • Upayakan untuk menjaga agar keluarga Anda tetap seimbang.


Brent Armistead