Andai anak-cucu atau keluarga dekat kita butuh pusat kesehatan mental, akankah mereka temukan dengan mudah? Alangkah baiknya kita menyediakan kebutuhan ini bagi anak-anak negeri.

Kami berencana mendirikan Pusat Kesehatan Mental holistik yang dilayani bersama oleh para Dokter, Psikolog, Konselor pastoral, Psikiater, dan Perawat Psikiatri, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap. Kami memberi nama "Rumah Sejahtera". Karena itulah kami membentuk Panitia Pembangunan yang akan menyediakan fasilitas Rumah Sakit ini berikut kantor pusat Pelikan Indonesia.

Untuk itu kami berbagi beban kepada saudara sekalian yang punya panggilan menggarap ladang konseling Indonesia. Khususnya menangani kasus gangguan jiwa yang kini mencapai 28 juta jiwa di Indonesia. Separuh diantaranya atau 14 juta mengalami depresi dengan potensi kasus bunuh diri setiap hari 150 jiwa. Ini ladang potensial berbagi kasih Tuhan yang dihadapkan pada kita.

Kami mengetuk pintu hati komunitas yang pernah disentuh pelayanan konseling Pelikan (LK3) dan yang peduli konseling kiranya dapat berbagi dan mengambil bagian dalam rencana pembangunan ini.

Kami berencana membangun kantor pusat Pelikan Indonesia berikut Rumah Sakit Jiwa yang menampung 100 pasien rawat inap, serta memberi pelayanan konseling rawat jalan. Rencana di sekitar Serpong Tangerang di atas tanah seluas 5.000 meter persegi. Biaya yang dibutuhkan sebesar 60M. Pembangunan direncanakan dalam tiga tahap.

Pada tahap pertama akan menampung 60 pasien rawat inap, dan tahap kedua bisa merawat hingga 100 pasien disamping juga memberikan pelayanan konseling rawat jalan. Bangunan mencakup kantor pusat konseling Pelikan Indonesia, dan pusat pelatihan konselor bagi gereja dan lembaga kristiani.

Selain penanganan rawat jalan dan rawat inap, kami juga menyediakan pusat pelayanan after care, pusat pembinaan dan persiapan pasien keluar dari "Rumah Sejahtera" agar berfungsi maksimal secara sosial, dengan fokus pada terapi sosial dan komunitas.

Khusus unit rehabilitasi narkoba akan dibangun sarana dan prasarana rumah dengan desain khusus. Klien akan di didik oleh keluarga asuh selama satu hingga dua  bulan sampai benar-benar siap kembali ke rumah keluarga asal. Keluarga asal pasien akan dilibatkan dan dilatih cara menangani klien di rumah.